Skip to content
Kesenjangan Diagnosis

Kesenjangan Diagnosis ADHD Global

ADHD adalah salah satu kondisi perkembangan saraf yang paling umum di dunia, namun jalan menuju diagnosis jauh dari setara. Di mana Anda dilahirkan, jenis kelamin Anda, tingkat pendapatan Anda, dan bahasa yang Anda gunakan dapat secara dramatis memengaruhi apakah Anda pernah menerima diagnosis — dan dukungan yang menyertainya.

5%

orang dewasa di seluruh dunia memiliki ADHD

75%+

tetap tidak terdiagnosis di banyak negara

lebih kecil kemungkinan perempuan untuk didiagnosis

Disparitas Regional

Prevalensi ADHD sangat konsisten di seluruh populasi dunia yaitu sekitar 5–7% pada anak-anak dan 2,5–4% pada orang dewasa. Namun tingkat diagnosis sangat bervariasi menurut wilayah.

Amerika Utara & Eropa

Negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan sebagian besar Eropa Barat memiliki jalur diagnostik yang relatif mapan. Namun bahkan di sini, waktu tunggu, biaya, dan disparitas yang signifikan tetap ada — terutama bagi orang dewasa yang mencari diagnosis pertama kali.

Amerika Latin

Meskipun diperkirakan 36 juta orang dengan ADHD di seluruh wilayah, infrastruktur diagnostik masih terbatas. Banyak negara memiliki kurang dari 1 spesialis per 100.000 orang, dan stigma budaya seputar kesehatan mental menciptakan hambatan tambahan.

Afrika & Timur Tengah

Di sebagian besar Afrika dan Timur Tengah, ADHD sangat kurang dikenali. Infrastruktur kesehatan mental yang terbatas, kekurangan profesional terlatih, dan kerangka budaya yang mengaitkan gejala dengan karakter atau disiplin menciptakan kesenjangan besar dalam perawatan.

Asia & Pasifik

Di negara-negara seperti India, Cina, dan di seluruh Asia Tenggara, kesadaran tentang ADHD pada orang dewasa masih rendah. ADHD sering dilihat sebagai konsep Barat meskipun bukti menunjukkan prevalensi yang sebanding. Hambatan bahasa dan kurangnya alat skrining dalam bahasa lokal memperparah masalah ini.

Kesenjangan Gender

Perempuan dan anak perempuan secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk didiagnosis ADHD, bukan karena mereka kurang terdampak, tetapi karena kriteria diagnostik dan pemahaman klinis secara historis didasarkan pada bagaimana ADHD muncul pada anak laki-laki dan pria.

Anak laki-laki didiagnosis 2–3 kali lebih sering daripada anak perempuan selama masa kanak-kanak

Perempuan menerima diagnosis mereka rata-rata 5 tahun lebih lambat dari pria

Anak perempuan lebih sering menunjukkan gejala inatensi yang lebih mudah terlewatkan

Perempuan sering salah didiagnosis dengan kecemasan atau depresi

Konsekuensi dari kesenjangan ini sangat besar. Perempuan yang tidak terdiagnosis sering mengembangkan kondisi sekunder — kecemasan, depresi, dan rendahnya harga diri — akibat bertahun-tahun berjuang tanpa memahami alasannya. Banyak yang menggambarkan diagnosis mereka sebagai titik balik yang mengubah seluruh pengalaman hidup mereka.

Hambatan Sosioekonomi

Akses terhadap diagnosis dan pengobatan ADHD terkait erat dengan sumber daya ekonomi. Di banyak negara, evaluasi psikiatri memerlukan layanan kesehatan swasta yang tidak mampu dibayar kebanyakan keluarga. Bahkan di tempat layanan kesehatan publik tersedia, waktu tunggu untuk penilaian ADHD bisa berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Ironinya sangat jelas: tantangan fungsi eksekutif dari ADHD membuat navigasi sistem kesehatan yang kompleks menjadi sangat sulit.

Yang Kami Lakukan

Open ADHD diciptakan khusus untuk mengatasi ketidaksetaraan ini. Meskipun alat penilaian mandiri tidak dapat menggantikan diagnosis profesional, alat ini bisa menjadi langkah pertama yang penting menuju pemahaman.

Gratis & Privat

Tanpa biaya, tanpa registrasi, tanpa pengumpulan data. Semua orang berhak mendapat akses untuk memahami diri sendiri terlepas dari pendapatan.

20 Bahasa

Tersedia dalam bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Portugis, Jerman, Belanda, Italia, Polandia, Rusia, Turki, Arab, Hindi, Bengali, Thai, Vietnam, Indonesia, Cina (Sederhana & Tradisional), Jepang, dan Korea.

Dirancang untuk Semua

Mode gelap, gerakan dikurangi, font ramah disleksia, dan desain mobile-first memastikan alat ini berfungsi untuk semua orang.

Berbasis Bukti

Berdasarkan kriteria DSM-5 dan mengacu pada WHO ASRS, dengan penerapan yang sensitif budaya di semua bahasa.

Bantu Tutup Kesenjangan

Jika alat ini telah membantu Anda, bagikan kepada seseorang yang mungkin mendapat manfaat. ADHD tidak mengenal batas negara, dan akses terhadap pemahaman juga seharusnya demikian.